Stupid Marriage | Part 2


Title                 : Stupid Marriage

Part 1

Author             : Sicafiramin @Sicafira

Main Cast        : Park Jiyeon (T-ara) Kim Myungsoo (Infinite)

Suport Cast     : Find~

Length             : Chaptered

Genre              : Romance, Comedy, Marriage life

Rating             : PG-15

PLESTER!!!!

Jiyeon berjalan meninggalkan Myungsoo yang mengaduh kesakitan akibat bogem mentah yang di layangkan oleh Jiyeon. Ketika Jiyeon melangkah lebih jauh, ia tersandung batu dan …

‘Duaaaaaagh’

kini Jiyeon tersungkur dengan luka di dagunya. Myungsoo tersenyum sinis…

                “Ck! Rasakan! Dasar kangguru liar!” Kata Myungsoo

                “Assshh sakiitt” Keluh Jiyeon lalu ia berdiri dan berlari mengejar Myungsoo.

                “YA!!!! Tunggu!!!!” Teriak jiyeon, Myungsoo tetap berjalan tak menghiraukan kangguru penuh semangat seperti Jiyeon.

                Kedua orang tua mereka menatap kedua anaknya yang sudah lebam dengan luka.

                “Kalian tidak habis berkelahi kan?” Tanya Myungsoo Umma sambil memegang wajah anaknya yang memar lalu beralih pada dagu Jiyeon yang sedikit sobek.

                “Aku jatoh… haduuh sakit sekali..” Keluh Jiyeon

                “Kenapa tidak hati-hati?” Tanya Jiyeon Appa

                “Namanya juga jatoh, siapa yang tahu coba? Jatoh kan tidak sengaja… huh” Protes Jiyeon

                “Dan Myungsoo juga terjatuh?” Tanya Jiyeon appa

                “Ne…” Kata Myungsoo sambil mengangguk, Jiyeon menoleh pada Myungsoo. ‘apa-apaan anak ini? Dasar pendusta! Apa susahnya  bilang kalau kau habis di tonjok yeoja! Huh’  Gerutu Jiyeon dalam hati.

                “Nah, ayo sekarang kita membeli Gaun dan cincin pernikahan kalian…” Ajak Myungsoo Umma

                “Mwo?” Kaget Jiyeon, myungsoo masih tidak ber ekspresi. ‘ck? Anak ini, kenapa tidak protes sama sekali? Dasar batu selokan!’

                “Tutup mulutmu jiyeon, jangan cengo seperti itu” Jiyeon Umma menutup mulut Jiyeon yang menganga

                “Isshh~ sakit. Umma. Kenapa harus sekarang? Kenapa pernikahan ini mendadak sekali?” Protes

                “Ya? Kau pikir Umma dan Appa tidak tahu akal bulus mu itu? Jika kita menunda-nunda hingga besok-besok kau pasti banyak alasan. Tugas lah, kerja kelompok lah.. taunya? Bermain game di rumah Jieun! Huh. Ayo sekarang kita ke Wedding designer, mumpung hari minggu dan waktu luang sangat banyak” Tutur Jiyeon Umma, jiyeon mengembungkan pipinya kesal dan yang lain hanya menahan tawanya saat melihat ekspresi Jiyeon.

                “Sebaiknya obati dulu luka kalian, Jiyeon beri Myungsoo plester. Kau kan ratu plester” Kata Jiyeon Appa, dan Jiyeon terpaksa mengangguk walau hatinya ogah memberikan plester bergambar hati yang selau ia bawa kemana-kamana, Jiyeon gampang celaka mungkin karena ia punya banyak energy jadi tidak bisa diam dan mudah jatuh bahkan celaka, lebih tepatnya ia terlalu ceroboh.

                Jiyeon POV

                Selama Umma , Appa,  dan mereka  bercengkrama di Butiq ini, aku membersihkan luka lebam di pipi dan bibir si Batu selokan ini.

                “a! sakit” Protesnya

                “Diem, kalo engga ntar makin sakit tau?” Kataku sedikit menekan lukanya. Muahaha memang enak?

                “Ck~ malah tambah parah nih! Dasar kangguru liar!” Protesnya, sudah diobati malah mengataiku, sengaja ku tekan lukanya biar dia kapok.

                “YA!!” Teriaknya,dan aku mehrong padanya. Sekarang aku pasangkan plester di pipinya. Sudah selesai. Tapi lucu juga ya, Si Myungsoo pake plester dengan gambar love love wkwkwkwk.

                “Ga ada plester lain?” Tanya Myungsoo dan aku menggeleng menahan tawa “Ga ada, kalo ga mau cabut aja dan beli yang lain!” Kataku

                “engga ah, kau juga pake plester kesayangan mu yang sering bawa-bawa itu. Dagumu sangat aneh!” Katanya, tuhkan dia menghinaku lagi. Aku? Gak mau pake plester ini! Nanti aku dikira couplean dengannya lagi, huh TAK SUDI.

                “Ck~ malah diem lagi, sini..” Ia merampas plester tak berdosa ini dan menempelkannya di daguku, keras banget nempelnya sakit hhuhuhuuhu.

                “Ini yang akan menikah nya?” Tanya seorang yeoja yang sepertinya designer butiq ini, aku dan myungsoo bertatapan apa kita terlihat seperti pasangan daripada musuh? Bukankah dari tadi kita berkelahi dan beradu argument? Ck.

                “Ne, mereka akan menikah Lusa.. pilihkan baju yang cocok untuk pernikahan mereka ne…” Kata Myungsoo Umma di sambut anggukan dari Umma. Dasar ibu-ibu.

                “Ayo ikut kami…” Kata designer  itu dan kami mengikutinya. Woaaaaa semua gaun pernikahan ini sangat indaaaaaah bagus dan menyehatkan mata. pasti harganya mahal-mahal, aku harus memperhitungkan harga gaun yang kan ku beli agar bisa ku jual kemudian hari. Nyiahahahah~

                “Ada yang kalian suka?” Tanya Designer itu

                “Semuanya bagusss” Pujiku dan yeoja berumur 30an itu hanya melontarkan senyumnya padaku.

                “Kalian sudah berapa lama pacaran?” Tanya designer itu,aku menoleh pada myungsoo dan ia seolah tidak menanggapi pertanyaan yeoja ini.

                “Rrrr.. kami.. . di jodohkan jadi..” Kataku bingung mau menjawab apa

                “Ah jinjjayo? Tapi kalian sangat serasi, aku pikir kalian sudah lama berpacaran kalian mesra sekali  dari tadi aku perhatikan” aku berusaha menahan tawa saat yeoja ini bilang MESRA, dalam kamus park Jiyeon yang namanya MESRA adalah saat seorang namja memeluk yeoja dari belakang atau sebaliknya. Lah ini? Saling menempel plester di luka masing-masing di bilang mesra ?? ada-ada saja.

                “Ehehehehe” aku tertawa garing, aku yakin ketawaku sama seperti kerupuk tergilas truk.

                Setelah mengobrol dengan yeoja ini akhirnya aku mencoba setiap gaun yang akan aku beli nanti, aku memilih setiap gaun yang paling mahal. Ini kesempatan! Kapan lagi coba aku menikah? Apalagi mengenakan gaun berlapis berlian.

                “Wah, anakmu sangat cantik ! aku sangat bangga memiliki menantu seperti Jiyeon” Kata Myungsyoo Umma dan aku hanya terkekeh geli haduh aku di puji lagi, tapi apa reaksi anaknya? Tak berekspresi sama sekali. Apa dia tidak sadar ada yeoja cantik di sampingnya? Kenapa wajahnya selau berekspresi sama seperti batu selokan. Ehehe (-_-v)

                “Myungsoo~a! Jiyeon cantik kan?” Tanya Myungsoo Umma dan ia menoleh ke arahku, nah lihat! Aku cantik kan memakai gaun yang cantik dan MAHAL pula!

                Ia terdiam, ya? Kenapa menatap ku seperti itu? Aku jadi takut, atau jangan-jangan kau terpesona olehku?

                “Mirip kangguru” Kata Myungsoo, singkat, padat, Jelas! SIALAN NIH ANAK CARI MATI!

                “YA!!!” benttakku lalu aku menjambak rambutnya lagi dan ia berteriak kesal. Aku juga kesal tahu. Dasar gak punya perasaaan!

                “Aigoo! Kalian ini.. sudah-sudah jangan bertengkar disini. Aigoo” Para orangtua sibuk melerai anaknya masing-masing dan sang designer berusaha menyelamatkan Gaun dan Jas penikahan mahal ini.

                —————

                Setelah membeli Gaun pernikahan kami pun pergi ke toko perhiasan, ini yang semakin aku sukai.

                “Jiyeon! Jangan permalukan Umma lagi” kata Umma dan aku mengangguk tak janji.

                Aku melihat keluarga Myungsoo baru sampai kemari dan huffh aku sangat ingin menjambak rambutnya lagi. “Sudah puas berkelahinya?” Tanya Myungsoo appa dan kami memilih diam lebih tepatnya BUNGKAM!!

                Aku di perlihatkan pada surga yang indah ini, banyak sekali perhiasan indah yang sangat ingin aku beli, tapi sayang! Di ajak Kemari hanya untuk membeli sepasang cincin! Kalau sudah menikah nanti, aku akan meminta cincin Myungsoo dan aku akan menjualnya untuk kubelikan sesuatu yang mahal lagi, aku pintar kan?

                “Jiyeon, yang ini bagaimana? Bagus tidak?” Tanya Myungsoo Umma dan aku mengangguk, semua cincin bagiku sangatlah indah. Apalagi sebuah T-ara di di atas pajangan kalung, pinggir pajangan gelang belok dikit. Tiara yang sangat indaaaaahhh.

                “Umma, tiara itu bagus sekali..” Pujiku mengacuhkan pertanyaan Myungsoo umma tentang cincin pernikahan.

                “Aissh~ jangan pikirkan yang lain, cincin ini bagus tidak? Liat sangat pas di jari kalian” Kata Umma, dan aku menoleh pada cincin yang sudah terpasang di jari manisku. BAGUS BANGET!!

                “Bagus!! Aku mau yang ini” semangatku.

                ———————–

                Hari yang melelahkan, apa di restoran tadi tidak mengajakku makan? Malah menyuruh aku berduaan dengan batu selokan itu. “Ummaaaaa!! Lapar” teriakku, aku melihat pintu yang di dobrak appa pagi tadi,  masih tergeletak tak berdaya di tempat kejadian perkara.

                “UMMA SEDANG MEMASAK! JANGAN BERTERIAK!!!” Kata Umma, aku mendesah kesal

                “AKU TIDAK BERTERIAK!!! UMMA YANG BERTERIAK!”Teriakku

                “UMMA BILANG JANGAN GANGGU!! UMMA SEDANG MASAAAAK”

                “KAPAN UMMA BILANG GANGGU? UMMA BILANG JANGAN BERTERIAK TADI”

                “YAAAA!!! KALIAN! BISA DIAM TIDAK! ACARA TV JADI TIDAK TERDENGAR OLEH SUARA TERIAKAN KALIAN!!!!” Kini appa berkoar-koar  karena  acara menonton TV nya terganggu.

                “APPA YANG HARUSNYA DIAM!!!” Kataku dan Umma Kompak. Ya, kebiasaan keluarga yang sudah sangat biasa aku temui. Aku yakin di rumah myungsoo pasti yang terdengar hanya suara jangkrik. Mereka kan batu semua.

                ——–

                “Park Jiyeon!!!” Teriak Jieun DAEBAK CHINGU(?) yang aku miliki

                “Wae?” Tanyaku malas, ulangan bahasa inggris barusan sangatlah membuatku malas untuk berbuat sesuatu.

                “Kau dapat ranking terendah untuk semester ini” Kata Jieun, ah bukan hal aneh.

                “Terus? Masalah buat loe? Salah gue? Salah ibu bapa gue yang udah punya anak kaya gue? Salah nenek kakek gue yang udah punya anak kaya ibu bapa gue jadinya mereka punya cucu kaya gue?”

                “Ah! Kenapa ga sedih sih?” Tanya Jieun, kulihat mukanya cemberut,dikira aku bakal terharu apa dengan info yang ia berikan?

                “Masalah kalo gue gak sedih? Salah tetangga gue? Salah…”

                “Ahhh!!! Diem diem, kamu tuh ya dapet ranking terendah ekspresinya malah biasa saja, Myungsoo juga, dapet ranking 1 juara umum pula, ekspresi juga tetap sama! DATAR!! Jangan-jangan kalian berjodoh lagi” Kata Jieun dan kata BERJODOHNYA itu sangat penuh penekanan. Buat apa  si Jieun ini, malah ngebahas si batu sih? Buat mood makin buruk.

                “Ck! Ko jadi kamu yang ribet sih?” Tanyaku

                “Hehe” dan ia malah terkekeh geli, suer mukamu aneh kalo ketawa gitu.

                “Eh, eh Myungsoo dan Jiyeon pake plester samaan Lho!!!” Kami menoleh pada teman-temanku yang sedang mengobrol di dekat pintu. Lalu Myungsoo datang dengan wajah mirip batu sambil memegang buku. Ha? Plester??, lah? Aku lupa melepas plester kemarin!! Andwae.

                “Kalian? Lho? Jiyeon! Itukan Plester Limited edition yang kau beli minggu lalu? Kenapa di pake Myungsoo? Kau juga pake..eiyyy jangan-jangan kaliaaan” Kata Jieun  dan aku menutup mukaku dengan buku matematika, baru kali ini aku mendekatkan buku matematika dekat dengan mukaku. Semoga mukaku tidak apa-apa, amin. Gudubraggudubrug;DJAJFFBMl;fgsgjpjfjuioloodhc

                Lalu aku merasakan semua teman-temanku berkumpul mengerubungi aku.

                “Waahh kalian bersama ya?” Tanya Baro

                “Plester kesayangan Jiyeon, ko Myungsoo juga pake? Ecieee..” Goda Suzy

                “Ya ampunnn kalian!! Kenapa berisik sekali sih?” Protesku

                “jawab pertanyaan kami? Myungsoo dapat darimana plester tercintahh mu itu?” Tanya Gongchan

                “Kalian tanyakan saja pada anak itu. Hush hush! Jangan menggangguku!” bentakku, serius aku kesal di berikan ribuan pertanyaan seperti ini ribuan? Oke aku lebay Tappiii . Teman-temanku ini lebay juga.. gara-gara pake plester samaan jadinya heboh nih.

                “Kim Myungsoo! Kau ada hubungan apa dengan Jiyeon? Kau dapatkan darimana plester kebanggaan jiyeon itu sehingga menempel rapi di pipimu?” Tanya Lizzy,ah pantas Lizzy bertanya seperti itu, Lizzy penggemar si Batu.

                Myungsoo menoleh pada keributan di BANGKUKU, dan ia menutup buku yang sedang ia baca. Kemudian menghampiriKU?

“aku di berikan olehnya! Tanyakan saja kepadanya” Kata Myungsoo datar sedatar-datarnya kemudian berjalan keluar. asssh anak ini! Kubunuh kauuuu!!

                “MWO? Jelas-jelas kau yang memaksa!” Protesku

                “PARK JIYEON!!!! CERITAKAAAAN!!!” Serbu teman-temanku, dengan segera aku melesat pergi meninggalkan para monyet berisik itu. Monyet yang selalu ingin tahu ….. gara-gara plester samaan sampe-sampe aku di serbu begitu,apalagi kalau mereka tahu aku akan jadi istrinya? Hah kuyakin aku sudah mengambang di sungai Han. Eh biarin, aku bisa masuk Koran dan berita.

                ———————-

Dasar anak-anak gila semua, gara-gara pake plester samaan aku sudah di kerubungi seperti sampah di kerubungi lalat. Tunggu? Bukan sampah! Aarghhh sudahlah..

                Tak ada hal yang asyik sore ini, main game? Bosaan.. lebih baik aku online saja daripada mati karena bosan. Seharusnya aku belajar mala mini, tapi karena tabiat aku pemalas jadi harus bagaimana lagi, aku juga tidak bodoh-bodoh amat kok, Cuma teman-temanku yang lain saja yang terlalu rajin. Masa mengerjakan tugas bisa sampai 2 kali seminggu. Ckckckckck~

                Aku buka twitter ku dan langsung update di sana seperti biasa…

Ji yeon ‏ @pjy1234 AKU BENCI PLESTER LIMITED EDITION

Beberapa menit kemudian seseorang meRETWEET nya.

Ha? “L.Kim ‏ @INFINITELKIM??? Oh? Jadi dia sedang OL juga!”

Ji yeon ‏ @pjy1234 @INFINITELKIM APA-Apaan kau RT hah?

Kangguru! RT  @pjy1234: @INFINITELKIM APA-Apaan kau RT hah?

BATU SELOKAN RT @INFINITELKIM: Kangguru! RT@pjy1234: @INFINITELKIM APA-Apaan kau RT hah?

MWO? Hey tak ada kata ejekan lain apa? sudah bagus kau ku katai Kangguru RT ‏ @pjy1234:  BATU SELOKAN RT @INFINITELKIM: Kangguru! RT  ‏ @pjy1234: @INFINITELKIM APA-Apaan kau RT hah?

Kau memang mirip Batu RT @INFINITELKIM:  MWO? Hey tak ada kata ejekan lain apa? sudah bagus kau ku katai Kangguru RT ‏ @pjy1234:  BATU SELOKAN RT @INFINITELKIM: Kangguru! RT  @pjy1234: @INFINITELKIM APA-Apaan kau RT hah?

Beberapa menit kemudian ia tak membalas mention ku, baiklah kurasa ia memang sudah menyerah.! Haha tunggu! Apa ini?????

To be continued

Gimana lanjutannya? huehehehe gila nih cerita iya kan (-_-v)? heheheh *senyumgaje

About these ads

93 gagasan untuk “Stupid Marriage | Part 2”

  1. Haha… Benar” keras kepala deehh.. Sama” batu selokan juga huahaha..

    Aigoo.. Ngebayangin myungsoo pake plester love pasti so cute hhe. Klau bertengkang terus gmna nanti pernikahan mereka ckck.. Makin penasaran di part akhirnya. Nextttttt

  2. hahahahaha
    tuch keLuarga , keluarga apaan sich ?? hobi bgt teriak” d pikir hutan x ea ,, atau jangan” mreka kLuarga tarzan lg ??!!
    wkwkwk
    *park family : DIEM LO !!!-_-*
    gile , jiyeon matre bgt bo !!
    perlu d tiru nichhhh …. *gubrakk*
    myungsoo , siap” z duit yg bnyak ya ^^

  3. Sumpah thor ngakak ampe keluar air mata bacanya hahahhahahahahhaa lanjutkan thor !!! Aku zuka zekali ffnya huahuahua *_*

  4. astaga, ini ngakak banget dah bacanya..itu kelakuan jiyeon ama myungsoo ada az..ya ga saling ejek ato apa gitu,.tp beneran apa kt jiyeon, gmn klo mreka smua tw klo dy bakal merit tu ama myungsoo..hahaha dtunggu next updatenya :D

  5. Ampuuun..
    ini couple bnr2 stres!!
    wkwkwk..
    Jiyeon mata duitan,,baju pnantin ampe cincin mau dijual..
    wkwkwk..
    Lanjut,,Update soon^^

  6. aaaaaaa SERU ABIS !
    Ga kaya ff lain yang mendayu2 , yang jiyeonnya keliatan cengeng

    author daebak abis!
    Ditunggu updateannya yo!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s